Tenis Meja
Target peserta : 10 orang/tim
Biaya Pendaftaran : Rp 100.000,00 + Rp 50.000,00
Contact Person : Jeremia Samosir 087809336137/23c17a38
Peraturan Lomba
1. Pada nomor tunggal, seorang server pertama kali harus melakukan servis yang baik, lalu penerima servis harus melakukan pengembalian bola yang baik dan kemudian setelah itu masing-masing harus melakukan pengembalian bola yang baik.
2. Pada nomor ganda, seorang server pertama kali harus melakukan servis yang baik, lalu penerima servis harus melakukan pengembalian bola yang baik, lalu rekan si server harus melakukan pengembalian bola yang baik, lalu rekan si penerima servis harus melakukan pengembalian bola yang baik, lalu setelah itu setiap pemain bergiliran dalam urutan seperti di atas untuk mengembalikan bola dengan baik
1. POIN
1. Kecuali terjadi pengulangan (let), seorang pemain akan memperoleh poin :
a. Jika lawannya gagal melakukan servis yang baik.
b. Jika lawannya gagal mengembalikan bola dengan baik.
c. Jika ia, setelah melakukan servis atau pengembalian bola yang baik, bola menyentuh apa saja (kecuali net) sebelum dipukul oleh lawannya.
d. Jika bola - setelah dipukul oleh lawannya - melewati garis akhir bidang permainannya tanpa menyentuh bidang permainan.
e. Jika lawannya menghambat bola.
f. Jika lawannya memukul bola dua kali berturut-turut.
g. Jika lawannya memukul bola dengan permukaan bet yang memiliki permukaan yang tak sesuai dengan persyaratan.
h. Jika lawannya -atau apapun yang dibawa atau dikenakannya- menggerakkan bidang permainan.
i. Jika lawannya -atau apapun yang dibawa atau dikenakannya- menyentuh net.
j. Jika tangan bebas pemain lawan menyentuh bidang permainan.
k. Jika lawannya (pada permainan ganda) memukul bola tak sesuai dengan urutan yang benar.
2. GAME
Sebuah permainan dimenangkan oleh seorang atau sepasang pemain jika pemain lebih dulu memperoleh angka 11. Kecuali jika sama-sama memperoleh angka 10 maka terjadilah deuce, dimana pihak yang menang ialah pihak yang memperoleh 2 angka secara berturut-turut.
3. PERTANDINGAN
Sebuah pertandingan harus berupa "best of ..." yang berupa nomor-nomor ganjil (3,5,7,dst).
4. UNDIAN SERVIS DAN TEMPAT (SISI MEJA)
1. Hak untuk memilih giliran pertama servis dan tempat bermain ditentukan oleh undian dimana si pemenang undian dapat memilih untuk melakukan servis pertama kali ataupun menerima servis pertama kali, atau untuk mengawali pertandingan di tempat tertentu.
2. Jika seorang pemain telah memilih untuk pertama kali melakukan servis atau menerima servis, atau memilih tempat, maka pemain lain memiliki hak memilih selebihnya.
3. Setelah tiap terjadi 2 poin, maka si penerima servis atau pasangannya memegang giliran melakukan servis. Demikian seterusnya hingga akhir permainan, kecuali kedua pemain (atau kedua pasangan pemain) memiliki sama angka 10 atau terjadi sistem percepatan pertandingan. Jika ini terjadi, maka urutan servis dan penerima servis akan tetap sama tapi tiap pemain hanya akan melakukan sekali servis hingga terjadi poin.
4. Pada pertandingan ganda, sepasang pemain yang memiliki hak untuk melakukan servis pertama kalinya harus memilih siapa di antara keduanya yang akan melakukan servis. Demikian pula pihak pasangan penerima servis harus menentukan siapa di antara keduanya yang akan menerima servis pertama kali. Pada game-game berikutnya pada partai tersebut, ketika pelaku servis pertama telah ditentukan, maka penerima servis pertama haruslah orang yang melakukan servis kepada pemegang servis tersebut pada game sebelumnya.
5. Pada pertandingan ganda, pada setiap terjadi pergantian servis, penerima servis pada suatu giliran akan menjadi pemegang servis pada giliran berikutnya; dan pasangan dari pemegang servis (pada suatu giliran) akan menjadi penerima servis pada giliran berikutnya.
6. Pasangan pemain yang melakukan servis pertama kali pada sebuah game akan menjadi penerima servis yang pertama pada game berikutnya. Jika terjadi rubber set, maka pada game penentuan ketika salahsatu pihak telah mencapai angka 5, maka pihak penerima servis akan berganti tempat/urutan servis.
7. Pemain atau pasangan yang memulai pertandingan di satu sisi meja akan pindah ke sisi meja lainnya pada game berikutnya dan jika terjadi rubber set maka pada game penentuan kedua pemain (atau pasangan pemain) ini berganti tempat lagi ketika salahsatu pihak telah mencapai angka 5.
5. KESALAHAN URUTAN SERVIS, PENERIMAAN SERVIS, DAN TEMPAT.
1. Jika terjadi kesalahan dalam urutan servis atau pengembalian, permainan akan dihentikan oleh wasit segera setelah kesalahan tersebut disadari. Permainan kemudian dilanjutkan menurut urutan servis dan penerimaan yang semestinya dilakukan sejak awal game tersebut, pada skor yang telah tercapai. Sedangkan pada nomor ganda, pertandingan dilanjutkan pada urutan servis yang dipilih oleh pemegang hak servis pertama pada game tersebut.
2. Jika para pemain tidak bertukar tempat saat mereka seharusnya melakukannya, permainan harus dihentikan oleh wasit segera setelah kesalahan tersebut disadari, dan akan dilanjutkan setelah para pemain menempati tempat yang seharusnya, pada skor akhir yang telah tercapai.
3. Dalam keadaan apa pun, semua poin yang telah terjadi sebelum ditemukan kesalahan, akan tetap dihitung saat permainan dilanjutkan kembali.
6. SISTEM PERCEPATAN PERTANDINGAN
1. Sistem percepatan pertandingan (expedite system) akan berlaku jika sebuah game tidak terselesaikan dalam 10 menit permainan atau dalam waktu yang lebih singkat dari itu atas permintaan para pemain yang bertanding. Pengecualiannya ialah jika skor pada game tersebut telah mencapai angka 9.
2. Jika bola masih berada dalam permainan ketika batas waktu 10 menit ini tercapai, permainan akan dihentikan oleh wasit dan akan dilanjutkan (dalam sistem percepatan) dengan pemegang servisnya ialah si pemegang servis ketika reli dihentikan.
3. Jika bola tidak sedang dalam permainan ketika batas waktu tercapai, permainan akan dilanjutkan dengan servis berada pada pemain yang akan punya giliran menerima servis (saat permainan dihentikan).
4. Setelah itu, tiap pemain akan melakukan servis satu kali secara bergiliran hingga akhir permainan, dan jika pihak penerima servis berhasil melakukan 13 kali pengembalian bola yang baik maka ia lah yang berhak mendapat poin.
5. Jika sistem percepatan ini diberlakukan, atau jika sebuah game mencapai lebih dari 10 menit, maka game-game berikutnya pada pertandingan ini akan dimainkan dalam sistem percepatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar